"Apa yang Terjadi Jika Menekan Tombol Power pada Laptop/PC, HP"

Secara sistematis setelah menekan tombol power pada komputer adalah komputer akan menyala. Hal ini disebabkan karena adanya arus listrik yang masuk ke dalam motherboard dan menghidupkan komponen yang berada di motherboard sehingga komputer bisa dinyalakan.
Proses awal untuk menyalakan atau menghidupkan komputer atau biasa disebut dengan booting. Proses booting komputer akan memeriksa perangkat keras (hardware) komputer sebelum digunakan. Proses ini pada hakekatnya adalah menyalurkan atau memasukkan arus listrik ke dalam perangkat komputer sehingga computer dapat berkomunikasi dengan pengguna.
Secara umum proses-proses yang dilakukan saat proses booting sebuah komputer adalah sebagai berikut: Pertama, saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Setelah itu, proses menjalankan power-on-self test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang ada.
Kedua, BIOS mencari video card. Secara khusus, dia mencari program BIOS milik video card. Kemudian sistem BIOS menjalankan video card BIOS. Barulah setelah itu, video card diinisialisasi.
Ketiga, BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS tersendiri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga. 
Keempat, BIOS melakukan pemeriksaan lagi, missal memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot biasa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk atau floppy disk.
Sedangkan, Power-on Self Test (disingkat menjadi POST) adalah sekumpulan program perangkat lunak khusus yang dijalankan selama proses booting komputer dan disimpan di dalam ROM. Program-program tersebut didesain untuk melakukan pengujian terhadap perangkat sistem komputer. Tujuan pengujian perangkat adalah apakah komponen tersebut berjalan dengan benar. Prgram tersebut dijalankan sebelum menjalankan program BIOS komputer.
Program POST dibuat untuk mengecek jumlah RAM, keyboard, dan perangkat media penyimpanan (disk drive). Jika sebuah kesalahan terdeteksi oleh POST, maka sistem pada umumnya akan menampilkan beberapa kode kesalahan. Kode kesalahan tersebut dinyatakan dengan bunyi-bunyian (atau beep) yang menunjukkan letak kesalahannya. Selain bunyi beep komputer juga dapat mengeluarkan peringatan pada layar monitor berupa teks yang lebih mudah dipahami oleh user. Setiap kesalahan memiliki pola bunyi beep-nya sendiri-sendiri tergantung dari jenis BIOS yang digunakan.



Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/18024652#readmore
https://www.mikirbae.com/2016/09/post-dan-proses-booting.html?m=1

Komentar